Jumat, 02 Mei 2014

Gangguan pada Sistem Pencernaan Manusia


                Gangguan pada sistem pencernaan manusia dapat diakibatkan oleh pola makan yang salah, infeksi bakteri, dan kelainan pada organ pencernaan. Beberapa contoh ganguan pada sistem pencernaan dapat disimak dalam uraian berikut.

1)      Gastritis
Gastritis adalah peradangan (pembengkakan) pada mukosa lambung. Gastritis dapat disebabkan oleh faktor iritasi, infeksi, dan ketidakaturan dalam pola makan (terlambat makan, makan terlalu banyak, dan makan makanan yang terlalu mengandung banyak bumbu dan pedas). Faktor-faktor tersebut dapat mengakibatkan ketidakseimbangan zat-zat yang dihasilkan oleh lambung.seperti kita ketahui, lambung adalah organ pencernaan dalam tubuh manusia yang berfungsi untuk menyimpan makanan, mencerna, dan kemudian mengalirkannya ke usus kecil. Di dalam lambung terdapat enzim-enzimpencernaan seperti pepsin, asam lambung, dan mukusunuk melindungi dinding lambung. Apabila terjadi ketidakseimbangan di antara faktor-faktor tersebut misal asam yang berlebih atau mukus yang berkurang, dapar mengakibatkan iritasi pada dinding lambung sehingga terjadi proses peradangan (gastritis). Selain itu, iritasi juga dapat disebabkan oleh obat-obatan penghilang rasa sakit, alkohol, muntah yang kronis, dan makanan yang mengandung racun.
Penyakit gastritis dapat menimbulkan berbagai gejala. Pada kasus akut, gejala yang biasanya muncul adalah nyeri di ulu hati, mual, muntah, tidak nafsu makan, kembung, penurunan berat badan, dan perih atau sakit seperti terbakarpada perut bagian atas yang dapat menjadi lebih baik atau lebih buruk ketika makan. Sedangkan yang kronis biasanya tanpa gejala kalau ada biasanya hanya sakit yang ringan pada perut bagian atas dan terasa penuh atau tidak selera makan.
2)      Tukak lambung (ulkus)
Tukak lambung ditandai adanya luka-luka pada permukaan lambung. Penyakit gastritis yang tidak segera di tangani akan menyebabkan tukak lambung. Sebagian besar tukak lambung disebabkan oleh infeksi bakteri helicobacter pylori. H. Pylori hidup berkoloni dan menginfeksi lapisan mukosa lambung sehingga mengganggu fungsinya sebagai pelindung. Akibatnya, terjadi peradangan hebat pada lambung yang kadanhg-kadang disertai dengan pendarahan.
3)      Apendistis
Apenditis adalah terjadinya peradangan pada umbai cacing (apendiks). Dalam kasus ringan penyakit ini dapat sembuh tanpa perawatan, tetapi sebagian besar kasus ini memerlukan laparotomidengan pemotongan umbai cacing yang terinfeksi. Apabila tidak terawat, penyakit ini dapat mengakibatkan kematian. Hal ini karena terjadi peritonitas yaitu peradanganpada selaput perut (peritoneum) dan shock ketika umbai cacing yang terinfeksi hancur.
4)      Diare
Diare adalah penyakit yang merangsang penderitanya buang air kecil secara terus-menerus. Selain itu, feses yang dikeluarkan masih mengandung air yang berlebih. Kelainan sistem pencernaan ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri maupun protozoa pada usus besar. Akibat infeksi tersebut proses penyerapan air di usus besar terganggu sehingga fesesnya menjadi encer. Diare dalam waktu lama akan mengakibatkan hilangnya air dan garam-garam mineral sehingga dapat mengakibatkan dehidrasi.
5)       Konstipasi
Kontipasi atau biasa disebut sembelit terjadi karena penyerapan airyang berlebihan pada sisa makanan di usus besar. Akibatnya, feses menjadi kering dan keras sehingga sulit dikeluarkan. Kelainan sistem pencernaan inidapat disebabkan olehkebiasaan sering menahan buang air besar, emosi seperti prsaan takut atau cemas, terlalu banyak mengkonsumsi daging, serta kurang mengkonsumsi makanan yang berserat.
6)      Xerostomia
Xerostomia adalah suatu penyakit pada rongga mulut yang ditandai rendahnya aproduksi air ludah. Pada penderita xerostomia mulut sangat kering dan makanan tidak tercerna dengan baik. Xerostomia dapat disebabkan oleh adanya gangguan pada pusat ludah, saraf penbawa rangsang ludah, ataupun oleh perubahan komposisi faal elektrolit ludah.
7)      Parotitis
Parotitis atau gondong terjad karena adanya infeksi pada kalejar ludah di bawah telinga. Hal ini mengakibatkan kalenjar ludahbengkak atau membesar.
8)      Hemoroid
Hemoroid yang lebih dikenal dengan wasir atau ambeien adalah pembengkakan pada pembuluh vena disekitar anus. Pada umumnya, hemoroid terjadi pada orang-orang yang sering duduk dalam waktu lama dan pada orang yang menderita sembelit. Kelainan ini juga sering terjadi pada wanita hamildan orang yang terlalu gemuk.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar