Minggu, 09 Maret 2014

Kebutuhan dan Kelangkaan Sumber Daya Alam


 Selama manusia hidup, ia akan selalu memiliki kebutuhan yang harus di penuhi. Kebutuhan manusia bermacam-macam dan jumlahnya tak terbatas. Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan oleh manusia agar dapat hidup dengan layak. Contoh kebutuhan manusia adalah: makan, minum, pakaian, pendidikan, kesehatan, hiburan, dan rekreasi. Kebutuhan manusia dapat berbeda antara satu dengan yang lainya.
Orang Inuit yang tinggal di daerah kutub, misalnya. Mereka memerlukan baju-baju berbulu tebal dan mereka membutuhkan perapian unntuk menghangatkan badanya. Kebutuhan untuk menghangatkan badan merupakan salah satu kebutuhan utama untuk orang Inuit.
Namun sebaliknya untuk orang yang tinggal di daerah pantai, baju yang tebal tidaklah di perlukan. Karena udara pantai yang panas, orang yang di daerah pantai lebih suka memakai pakaian yang ringan dan menyerap keringat.
Mengapa kebutuhan manusia dapat berbeda antara satu dengan yang lainya??? Tentunya ada factor yang menyebabkan perbedaan kebutuhan pada tiap-tiap manusia

  Factor yang memenuhi kebutuhan
Factor yang dapat memenuhi kebutuhan manusia meliputi:

a.       Keadaan Alam
Keadaan alam, tempat dimana masyarakat hidup, akan mempengaruhi jenis barang dan jasa yang dibutuhkan. Contohnya, barang dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang tinggal di pegunungan akan berbeda dengan kebutuhan masyarakat yang tinggal di pantai.
Masyarakat yang tinggal di pegunungan cenderung memakai pakaian yang tebal dan menyantap makanan yang hangat dan berkadar lemak tinggi. Sedangkan masyarakat yang tinggal di daerah pantai kurang membutuhkan pakaian yang tebal dan cenderung menyukai makanan yang segar dan minuman yang dingin.

b.      Peradaban dan Kebudayaan
Peradaban dan kebudayaan juga mempengaruhi kebutuhan manusia. Peradaban terus meningkat dari masa ke masa. Sesuai dengan kemajuan peradaban, kebutuhan manusia terus berubah dan berkembang. Misalnya, kebutuhan akan sarana transportasi berkembang dari kebutuhan akan angkutan yang sekedar membantu manusia berpergian sampai pada kebutuhan akan angkutan yang sangat cepat dan aman.

c.       Agama dan Adat Istiadat
Agama dan adat istiadat akan mempengaruhi jenis barang dan atau jasa yang dibutuhkan oleh manusia. Contohnya umat Islam dalam menjalankan ibadah memerlukan perlengkapan sholat seperti sajadah dan rukuh. Umat Kristen/Katolik menjelang perayaan Natal membutuhkan pohon natal beserta perlengkapannya .
Karena kebutuhan manusia bermacam-macam dan selalu meningkat, maka hamper tidak mungkin orang dapat memenuhi semua jenis kebutuhannya. Meskipun demikian, manusia selalu berusaha memenuhi kebutuhannya sebanyak mungkin. Suatu keadaan dimana kebutuhan dapat terpenuhi semua di sebut kemakmuran.

2.      Empat Kelompok Kebutuhan Manusia
Kebutuhan manusia bermacam-macam dan tidak terbatas dapat di kelompokkan berdasarkan tingkat kepentingan, waktu pemenuhan, sifat , dan subyek.

a.       Kebutuhan Berdasarkan Tingkat Kepentingan
Berdasarkan tingkat kepentingan, kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier.

·         Kebutuhan Primer
Kebutuhan primer disebut juga kebutuhan pokok yang mutlak harus dipenuhi. Jika salah satu dari kebutuhan primer tidak terpenuhi, kehidupan seseorang dikatakan tidak layak. Kebutuhan primer meliputi kebutuhan akan makanan/minuman, pakaian, perumahan, dan kebutuhan akan pendidikan.

·         Kebutuhan Sekunder
Kebutuhan sekunder merupakan kebutuhan manusia kedua (tidak pokok) dan muncul setelah kebutuhan primer terpenuhi. Kalau kebutuhan sekunder tidak terpenuhi, kelayakan hidup seseorang tidak terganggu. Namun kalau dapat terpenuhi, kehidupan seseorang akan menjdadi lebih baik. Jadi, kebutuhan sekunder dapat meningkatakan kualitas kehidupan seseorang.
Bagi setiap orang, kebutuhan sekunder dapat berbeda-beda. Perbedaan kebutuhan sekunder tersebut bergantung pada status dan kondisi seseorang. Misalnya, kebutuhan sekunder seorang siswa berbeda dengan kebutuhan sekunder seorang pedagang. Siswa membutuhkan meja dan lampu belajar, sedangkan pedagang membutuhkan mesin kasir.

·         Kebutuhan Tersier
Kebutuhan tersier disebut juga kebutuhan akan kemewahan. Kebutuhan tersier muncul setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi. Kebutuhan tersier didorong oleh tingkat penghasilan tinggi. Misalnya, kebutuhan akan televisi bewarna, lemari es, perhiasan, antenna parabola, computer, dan lukisan mahal
Sebetulnya, suatu barang dikatakan barang mewah tergantung pada tingkat kemakmuran masyarakat. Cara memandang barang mewah tentu berbeda antara negara maju dan negara yang sedang berkembang, masyarakat yang sudah maju/modern dan yang belum berkembang. Lemari es misalnya, masih dianggap sebagai barang mewah oleh sebagian masyarakat Indonesia. Namun, lemari es merupakan salah satu barang yang harus dimilik setiap rumah tangga di Amerika Serikat. Ini karena amerika serikat merupakan negara maju yang tingkat kemakmuran yang tinggi.

b.      Kebutuhan Berdasarkan Waktu Pemenuhanhan
Berdasarkan waktu pemenuhan, kebutuhan manusia dapat dibedakan menjadi kebutuhan masa kini (sekarang) dan kebutuhan masa depan (yang akan datang).

·         Kebutuhan masa kini (sekarang)
Pemenuhan kebutuhan masa kini bersifat mendesak, artinya, pemenuhan kebutuhan masa kini tidak boleh ditunda, apabila tidak terpenuhi kehidupan seseorang akan terganggu. Misalnya kebutuhan akan obat bagi orang sakit, kebutuhan akan minum bagi orang yang haus, dan kebutuhan akan lapar bagi orang yang lapar.

·         Kebutuhan Masa Datang (Kelak)
Pemenuhan kebutuhan masa dating dapat ditunda sampai waktu yang ditentukan, atau memang harus dipenuhi di masa datang. Alas an penundaan antara lain karena bukan kebutuhan yang mendesak, belum perencanaan matang, dan mungkin belum cukup biaya. Misalnya, kebutuhan atas pemilikan computer bagi siswa SMP.
Bagi seorang siswa SMP, memiliki komputer pribadi masih dapat ditunda pemenuhanya karena telah bannyak tersedia komputer rental. Oleh karena itu, pemilikan atas computer pribadi merupakan kebutuhan masa datang bagi mereka.
Sebaliknya bagi seorang mahasiswa pasca sarjana, komputer pribadi perlu dimiliki untuk menulis tugas maupun tesis. Jika kepemilikannya komputer ditunda, maka kelancaran studinya akan terganggu. Oleh karena itu, pemilikan komputer pribadi bagi mahasiswa pasca sarjanabukan merupakan kebutuhan yang akan datang lagi.

c.       Kebutuhan Berdasarkan Sifat
Berdasarkan sifat, kebutuhan manusia dibedakan menjadi kebutuhan jasmaniah dan kebutuhan rohaniah.

·         Kebutuhan Jasmaniah
Kebutuhan jasmaniah berhubungan dengan kesehatan dan penampilan fisik (badan) manusia. Untuk memelihara kesehatan, manusia memerlukan makanan yang bergizi, Vitamin, dan jamu-jamuan. Untuk menjaga penampilan, manusia memerlukan minyak rambut, minyak wangi, pakaian bagus/rapi, dan perhiasan

·         Kebtuhan Rohaniah
Kebutuhan rohaniah mencangkup penyegaran intelektual (pengetahuan), mental (kejiwaan), dan moral. Untuk menyegarkan pengetahuanya, orang membaca buku atau artikel untuk menambah wawasan. Untuk menyegarkan jiwanya, orangyegarkan moraln berekreasi atau menyaksikan pentas seni. Untuk menyegarkan moralnya, orang belajar agama atau meminta nasihat kepada para ahli agama (rohaniwan)

d.      Kebutuhan Berdasarkan Subyek
Berdasarkan subyek yang membutuhkan, kebutuhan dapat dibedakan menjadi kebutuhan pribadi dan kebutuhan social.

·         Kebutuhan Pribadi
Kebutuhan pribadi berhubungan dengan selera dan pilihan masing-masing. Akibatnya, kebutuhan pribadi cenderung berbeda antara orang satu dengan orang lain. Sesuai dengan selera, kebutuhan akan peralatan masak misalnya, bias berbeda dalam bentukdan corak antara ibu satu dengan ibu yang lain. Sesuai dengan pilihanya, seorang siswi SMP lebih membutuhkan pakaian seragam baru dari pada alat tulis. Sementara itu siswa lainya lebih membutuhkan alat tulis daripada seragam. Hal ini bisa berbeda karena selera dan pilihan para siswa/siswi tersebut berbeda sesuai dengan kondisi masing-masing.

·         Kebutuhan Sosial
Kebutuhan social berhubungan dengan kebersamaan, milai dari keluarga sampai dengan masyarakat. Dalam keluarga, dapat muncul akan meja makan, televise warna, dan rekreasi. Pemenuhan kebutuhan ini tidak dapat dinikmati sendiri, melainkan dinikmati oleh seluruh anggota keluarga. Dalam masyarakat, dapat muncul kebutuhan akan sarana angkutan, perbaikan jalan, dan layanan umum lainya, serta pengadaan tempat hiburan. Pemenuhan kebutuhan itu dinikmati oleh anggota masyarakat, dan bukanya hanya oleh seseorang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar